Superbook Impact: Sering Menyendiri Sejak Ditinggal Orang Tuanya, Ini Cerita Jhon Kembali Ceria
Superbook Impact: Sering Menyendiri Sejak Ditinggal Orang Tuanya, Ini Cerita Jhon Kembali Ceria
13 May 2022

Jhon merupakan salah satu anak Sekolah Minggu Superbook dari GMIT Karisin, Desa Oefeto, Kabupaten Kupang.  

Kehilangan kedua orang tua dan kakak merupakan kondisi sulit yang harus Jhon alami.Belum lagi, Jhon datang dari keluarga yang mengalami kesulitan ekonomi. Ia tinggal bersama dengan Om dan Tantenya sekarang.  

Saat ayahnya masih hidup, ia bekerja sebagai petani sekaligus koster di Gereja Efrata Karisin, sedangkan ibunya hanya ibu rumah tangga.  

Setelah ditinggalkan oleh keluarga dan kakaknya, sikap Jhon mulai berubah.  

"Saat saya sendiri, saya merasa sedih, saya mengingat kembali Bapak dan Mama saya. Pada saat mereka hidup, saya selalu bersama mereka, tidur bersama, makan bersama," terang Jhon dengan suara pelan.  

Ia jadi lebih diam dan suka duduk di belakang saat Sekolah Minggu. Hal ini membuat Kak Ice bertanya tentang perubahan sikapnya tersebut.  

"Sejak kedua orang tuanya meninggal, Jhon jadi sering menyendiri, duduk di paling belakang kalau di gereja. Dia cerita kalau dia sedih karena tidak memiliki orang tua yang lengkap," jelas kak Ice.  

Satu kali, Sekolah Minggu Jhon memutarkan satu kisah animasi Superbook tentang Daud dan Goliat. Hal ini membawa penghiburan bagi Daud.  

"Waktu sekolah minggu, saya ingat menonton Superbook, kisah Daud dan Goliat. Daud kecil tapi bisa melawan Goliat. Meskipun saya sendiri, tapi Tuhan bersama dengan saya," jelas Jhon sambil tersenyum.  

Jhon percaya kalau dia tidak pernah sendiri lagi. Dia percaya kalau ada Tuhan Yesus yang selalu bersamanya. 

Superbook merupakan salah satu program pemuridan anak dari CBN yang menyediakan kurikulum bagi sekolah minggu. Kamu bisa ikut mendukung pelayanan Superbook melalui donasi.